Inspiration News

YATIM MANDIRI WUJUDKAN KEMANDIRIAN YATIM MELALUI PROGRAM OMATIQ

OMATIQ SEBAGAI WADAH EVALUASI DAN APRESIASI SI YATIM

Keagungan ajaran Islam terlihat dari bagaimana agama ini menempatkan anak yatim dalam posisi yang sangat tinggi. Islam mengajarkan untuk menyayangi mereka dan melarang melakukan tindakan-tindakan yang dapat menyinggung perasaan para yatim dan duafa ini. Banyak sekali ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits  yang menerangkan dengan memuliakan para yatim dan duafa, maka yang melakukannya pun mendapatkan keutamaan di mata Allah subhanahu wa ta’ala.  Dari Ibnu Abbas radiyallahu ‘anhu, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barang siapa yang memberi makan dan minum seorang anak yatim di antara kaum muslimin, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali dia melakukan satu dosa yang tidak diampuni.”

Yatim, punya kedudukan tersendiri dalam Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda akan bertetangga di surga untuk orang yang memuliakan yatim. Begitu pun sebaliknya, ada ancaman bagi yang mengabaikannya.

Yatim Mandiri Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) hadir memberikan solusi, Yatim Mandiri adalah Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) milik masyarakat indonesia yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan yatim dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Shadaqah, Wakaf) serta dana lainnya yang halal dan legal, dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga.

Baru-baru ini, YATIM MANDIRI menggelar konferensi pers untuk acara Olimpiade Matematika dan Alquran 2018 yang digelar sebagai bentuk nyata peran YATIM MANDIRI dalam memandirikan yatim dhuafa serta sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu program pemberdayaan pendidikan, khususnya bidang matematika dan  Al quran.

OMATIQ merupakan pembuktian ajang prestasi anak anak yang selama ini dibina oleh YATIM MANDIRI melalui Sanggar Genius. Dengan peserta lebih dari 4000 anak yatim di seluruh Indonesia tiap tahunnya, OMATIQ merupakan olimpiade anak yatim tebesar yang pernah dia adakan di Indonesia. Di babak Grand Final, mereka memperebutkan 210 posisi yang telah diadakan diseluruh cabang YATIM MANDIRI .

Acara yang akan diselenggarakan pada 20 Oktober 2018 di Perpustakaan Nasional Jakarta, merupakan salah satu cara YATIM MANDIRI membangun kepercayaan diri anak yatim dhuafa negeri agar mereka tidak hanya mampu secara akademis tapi juga memiliki harga diri dan kebanggaan sebagai bagian dari YATIM MANDIRI.

Melalui program Sanggar belajar Genius dan duta guru, YATIM MANDIRI membimbing pengembangan logika berfikir anak-anak yatim dhuafa agar terbentuk kemandirian dalam proses belajar mereka. Kegiatan yang dilaksanakan oleh YATIM MANDIRI ini sangat bagus dan sangat mengapresiasi prestasi anak yatim dimana mereka mendapatkan kesempatan dan ruang hingga tahapan olimpiade Matematika dan Al quran. Dengan menjaring, menyaring dan menyiapkan anak-anak seperti mereka akan membantu mempersiapkan masa depannya agar lebih cemerlang.

Mari sukseskan OMATIQ! Karena dengan mengikuti ajang olimpiade nasional seperti ini pasti banyak harapan yang tercipta baik dari orang tua hingga semua orang yang terlibat dalam acara ini, salah satunya agar anak-anak yang mayoritas terdiri dari anak yatim tersebut lebih percaya diri dan mandiri dalam menggapai masa depannya.

About the author

Tim Redaksi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.