Health News

Penyakit yang Harus Di Waspadai Pasca Banjir

Written by admin

Malam pergantian tahun 2019 ke 2020, hampir seluruh wilayah di Indonesia di siram hujan yang cukup deras, khususnya di daerah jabodetabek mengalami yang namanya banjir.

banjir menggenangi sebagian pemukiman warga didaerah jabodetabek, selain manusia, hewan pengerat seperti tikus juga ikut menyelamatkan diri dari banjir, namun ia juga meninggalkan kotoran dan air kencingnya yang kemudian bercampur dengan air banjir.

dilansir dari Healthline, Leptospirosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Leptospira Interrogans, yang disebarkan melalui urine atau darah hewan yang terinfeksi bakteri ini. salah satu pembawa bakteri ini adalah tikus.

nah.. apakah sobat she sudah tahu akan gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini? penyakit ini menimbulkan gejala seperti flu ringan, sakit kepala serta membuat hawa tubuh seperti kedinginan, nah yang parahnya lagi, bakteri ini juga dapat menginfeksi beberapa organ tertentu seperti hati, ginjal, paru-paru, jantung dan otak yang jika semakin parah dapat menyebabkan kematian.

Biasanya dokter memberikan antibiotik dan pereda nyeri seperti paracetamol untuk orang yang terpapar Leptospirosis.

Kementrian Kesehatan juga menjelaskan langkah-langkah antisipasi untuk menghindari timbulnya penyakit Leptospirosis, yaitu.
1. Menghindari adanya tikus yang berkeliaran di sekitar kita.
2. Hindari bermain air saat terjadi banjir, terutama jika mempunyai luka.
3. Gunakan alas kaki, misalnya sepatu anti air, bila terpaksa harus ke daerah banjir.
4. Segera berobat ke sarana kesehatan bila sakit dengan gejala panas tiba-tiba, sakit kepala dan menggigil.

Nah sobat she.. sudah jelaskan bahaya dari penyakit Leptospirosis yang dibawa tikus saat banjir? oleh sebab itu mulai sekarang jangan pernah main air pada saat banjir serta jauhkan diri dari binatang yang membawa bakteri ini, terutama tikus.

About the author

admin

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.