Lifestyle

Do and Don’ts Yang Sebaiknya Diterapkan Saat Datang Ke Pameran Seni

Written by Tim Redaksi

Weekend sudah di depan mata! Ayo jangan tiduran saja di kamar, keluar dan hiruplah udara segar!

Banyak hal yang ingin dilakukan saat weekend tiba. Ada yang ingin ke mall dan berbelanja, ada yang ingin memperkaya wawasan dengan mendatangi museum, kebun binatang dan pameran seni atau menghabiskan akhir pekan dengan me time saja. Memang, semua adalah pilihan baik, namun jika kamu memilih menyambangi pameran seni, ternyata ada beberapa hal yang boleh dan dilarang jika dilakukan. Hmmm… kira-kira apa saja ya? Lets take a look!

1. Don’ts : Menyentuh karya

Aturan tidak tertulis pertama jika datang ke pameran seni adalah dengan tidak memegang karya seni tersebut. Karena bisa saja keringat di tanganmu malah akan membekas nantinya di media yang digunakan. Cara terbaik adalah dengan memandanginya saja. So, don’t touch the artworks!

2. Do’s : Mencari tahu makna karya

Memang sih, sulit ya memahami makna dari sebuah karya seni. Tapi kamu bisa mencari tahunya dengan membaca curator’s note atau dari booklet pameran. Jadi jangan ragu untuk memintanya kepada petugas!

3. Don’ts : Membawa makanan dan minuman

Biasanya alasan kita dilarang membawa makanan dan minuman adalah sampah yang tercecer. Belum lagi kalau minuman yang kita bawa malah mengotori karya seni. Duh! Makanya dilarang tuh.

4. Do’s : Membawa teman

Kalau yang ini sih malah diperbolehkan. Pssstt! Ini bisa jadi ide yang menarik buat kencan sama si dia!

5. Don’ts : Berfoto secara berlebihan dengan karya

Foto memang diperbolehkan tapi tidak berlebihan. Misalnya, foto terlalu dekat dengan karya atau malah memindahkan karya supaya hasil foto kamu terlihat lebih Instagramable. Please deh! Ini tandanya kamu tidak menghargai usaha sang seniman.

6. Do’s : Ngobrol dengan seniman

Nggak ada salahnya jika kamu ngobrol dengan sang maestronya. Tidak perlu malu, sang seniman pasti mengapresiasi rasa ingin tahumu! Beberapa pameran juga sering mengadakan acara artist talk, di mana kamu bukan cuma bisa berdiskusi tetapi juga tour pameran bersama sang seniman.

Itu tadi aturan tidak tertulis yang sebaiknya diterapkan saat berkunjung ke pameran seni. Nggak mau kan dianggap kampungan dan lebay cuma gara-gara kamu salah tindakan?

About the author

Tim Redaksi

Leave a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.